<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914</id><updated>2011-06-08T13:45:09.785+07:00</updated><title type='text'>Sudahkah Kita Merenung?</title><subtitle type='html'>Wacana ini dibuat sebagai ajang renungan agar kita dapat selalu mengingat hal yang mungkin terlewatkan karena kesibukan kita di muka bumi ini.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-8880037682750836197</id><published>2008-01-16T16:00:00.001+07:00</published><updated>2008-01-16T16:00:52.166+07:00</updated><title type='text'>Masalah dan pemecahannya</title><summary type='text'>Kadang kita tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi. kadang kita juga tidak tahu harus bagaimana kita mensikapi kejadian yang sedang terjadi. yang lebih tidak tahunya lagi, kadang kita sering salah dalam menghadapi kejadian yang sedang terjadi.Ketika kita menghadapi suatu masalah, sering kali kita terfokus pada masalahnya sehingga kita lupa untuk memikirkan cara lain dalam memecahkan masalah </summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/8880037682750836197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=8880037682750836197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/8880037682750836197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/8880037682750836197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2008/01/masalah-dan-pemecahannya.html' title='Masalah dan pemecahannya'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112988203277157854</id><published>2005-10-21T15:01:00.000+07:00</published><updated>2005-10-21T15:08:06.383+07:00</updated><title type='text'>Lebih Nikmat dengan Berbagi</title><summary type='text'>Oleh: Bayu GawtamaIa membiarkan putrinya tidur di pangkuannya, matanya menerawang memperhatikan mobil-mobil truk maupun pick up yang membawa sayur-sayuran. Pukul 01.15 dini hari itu, Mbok Dariah, berkutat dengan hawa dingin terminal yang setiap dini hari berubah menjadi pasar kaget. Sebentar ia berlari meninggalkan putrinya yang terlelap untuk mengejar tumpukan sayur di truk atau mobil pick up, </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112988203277157854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112988203277157854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/10/lebih-nikmat-dengan-berbagi.html' title='Lebih Nikmat dengan Berbagi'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112770867057786684</id><published>2005-09-26T11:20:00.000+07:00</published><updated>2005-09-26T11:24:30.586+07:00</updated><title type='text'>Dan Gerbong Kereta pun bersaksi</title><summary type='text'>"Kemarin kau tak mengaji. Hari ini tak mengaji, tak sembahyang pula kau? mau jadi manusia apa kau nak?" tegur seorang ibu kepada anak lelakinya yang baru berusia sekitar 8 tahun. "Bukannya tak mau sembahyang mak. Di kereta banyak pembeli, kan sayang. Lagipula itu kan rejeki?" sanggah sang anak yang masih menggendong kotak rokok dan permen dagangannya. "Hey ? apa kau bilang? Rejeki tu sudah ada </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112770867057786684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112770867057786684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/09/dan-gerbong-kereta-pun-bersaksi.html' title='Dan Gerbong Kereta pun bersaksi'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112747046393558902</id><published>2005-09-23T17:05:00.000+07:00</published><updated>2005-09-23T17:14:23.946+07:00</updated><title type='text'>Membangun Budaya Malu</title><summary type='text'>Salah satu ciri fitrah manusia adalah adanya rasa malu. Bila rasa malu hilang, manusia cenderung berbuat seperti binatang bahkan bisa lebih parah lagi. Allah berfirman: "Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112747046393558902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112747046393558902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/09/membangun-budaya-malu.html' title='Membangun Budaya Malu'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112746438571183682</id><published>2005-09-23T15:27:00.000+07:00</published><updated>2005-09-23T15:34:16.926+07:00</updated><title type='text'>Pemusnah Agama</title><summary type='text'>Rasulullah SAW bersabda, ''Pemusnah agama itu ada tiga. Rasa bangga terhadap diri sendiri (ujub), sifat bakhil (kikir) yang dituruti, dan hawa nafsu yang diikuti.'' (HR Al-Askari dari Ibu Abbas secara marfu'). Ketiga hal yang disinggung Rasulullah SAW dalam hadis ini, bisa jadi sudah bersemayam dalam diri kita, dan kita kemudian termasuk sebagai golongan pemusnah agama. Islam tetap ada, tetapi </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112746438571183682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112746438571183682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/09/pemusnah-agama.html' title='Pemusnah Agama'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112384658933284669</id><published>2005-08-12T18:31:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T18:36:29.333+07:00</updated><title type='text'>Cerdas Menghisab Diri</title><summary type='text'>Dikisahkan, ketika melakukan pemantauan terhadap keadaan rakyatnya, Khalifah Abu Bakar RA dengan ditemani oleh beberapa sahabat memasuki lahan pertanian seseorang dari golongan Anshar. Ketika berada di tengah lahan pertanian itu, Abu Bakar melihat seekor burung terbang dari satu pohon kurma ke pohon kurma lainnya dan dari satu pohon ke pohon lainnya. Ia pun duduk dan menangis. Para sahabat pun </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384658933284669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384658933284669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/cerdas-menghisab-diri.html' title='Cerdas Menghisab Diri'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112384623707904591</id><published>2005-08-12T17:13:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T18:31:29.320+07:00</updated><title type='text'>Harta yang Halal</title><summary type='text'>Rasulullah SAW bersabda: "Akan tiba suatu zaman di mana orang tidak peduli lagi terhadap harta yang diperoleh, apakah ia halal atau haram." (HR Bukhari). Empat belas abad lebih, setelah Rasulullah menyatakan hadist ini, kini kita sedang menyaksikan sebuah kenyataan dimana orang sangat berani melakukan korupsi, penipuan, penggelembungan nilai proyek, pemerasan, penyuapan, pengoplosan BBM, produksi</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384623707904591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384623707904591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/harta-yang-halal.html' title='Harta yang Halal'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112384095161737305</id><published>2005-08-12T16:50:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T17:02:31.626+07:00</updated><title type='text'>Menjaga Perut</title><summary type='text'>Pada suatu hari, Khalid bin Walid menyuguhkan makanan kepada Khalifah Umar bin Khattab. ''Makanan ini untukku?'' tanya Umar. ''Mana makanan untuk orang-orang miskin dan kaum Muhajirin yang acap kali mati kelaparan,'' tanya Umar lagi. ''Mereka mendapat surga tuan,'' jawab Khalid. ''Kalau mereka mendapat surga, sedangkan kita hanya mendapat makanan ini, mereka sungguh lebih beruntung daripada kita,</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384095161737305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112384095161737305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/menjaga-perut.html' title='Menjaga Perut'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112383939555347621</id><published>2005-08-12T15:02:00.001+07:00</published><updated>2005-08-12T16:36:35.563+07:00</updated><title type='text'>Apa itu Taqdir?</title><summary type='text'>Taqdir adalah ketentuan yang telah Allah tetapkan. Bahkan jauh sebelum semua makhluk diciptakan, Allah telah menuliskan semua taqdir makhluknya dari permulaan masa hingga hari akhir. Namun harus kita pahami bahwa taqdir itu tidak ada yang tahu kecuali Allah. Jadi kita tidak bisa mengatakan –misalnya- bahwa saya ini tidak bisa jadi kaya karena taqdir Allah. Sebab dari mana kita tahu bahwa di masa </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383939555347621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383939555347621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/apa-itu-taqdir_12.html' title='Apa itu Taqdir?'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112383295177490841</id><published>2005-08-12T14:46:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T14:49:11.776+07:00</updated><title type='text'>Brandy Korman</title><summary type='text'>Seorang wanita muda bermata biru dan mengenakan jilbab warnamerah terang nampak tekun mengikuti pembicaraan tentang Al-Quran di sebuah perkumpulan warga Muslim, Islamic Society di Michiana.  Wanita itu, terlihat senyum dan mengangguk-anggukan kepalanya mendengarkan tiga orang wanita lain yang bersamanya sedang berdiskusi tentang Al-Qur'an. Wanita muda berkerudung merah itu bernama Brandy Korman. </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383295177490841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383295177490841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/brandy-korman.html' title='Brandy Korman'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112383225803120462</id><published>2005-08-12T14:32:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T14:37:38.033+07:00</updated><title type='text'>Penjaja Kue itu pun akhirnya Berhaji</title><summary type='text'>"Jajaaannnn... Jajaaaannnnnn...." Entah berapa tahun sudah suara pedagang ini 'berkumandang', berkeliling setiap hari di perkampungan kami. Khas sekali suaranya. Perempuan itu dikenal masyarakat sebagai penjual jajan keliling. Satu keranjang kecil, ditaruh di atas kepalanya, piawai sekali. Mengenakan pakaian khas Jawa sederhana dengan kepala dililit kerudung, tiada sore terlewatkan tanpa </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383225803120462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383225803120462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/penjaja-kue-itu-pun-akhirnya-berhaji.html' title='Penjaja Kue itu pun akhirnya Berhaji'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-112383189289577395</id><published>2005-08-12T14:09:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T14:31:33.770+07:00</updated><title type='text'>Takabur, Rakus, dan Dengki</title><summary type='text'>Ibnu Mas'ud menceritakan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, ''Jauhilah olehmu sifat takabur, sebab karena terdorong oleh rasa takabur inilah, maka iblis tidak mau bersujud kepada Adam. Dan, jauhilah sifat rakus, sebab karena itulah sehingga Adam mau memakan buah pohon terlarang. Dan, jauhilah sifat dengki, sebab kedua anak Adam itu seseorang di antara mereka membunuh saudaranya karena terdorong </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383189289577395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/112383189289577395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/08/takabur-rakus-dan-dengki.html' title='Takabur, Rakus, dan Dengki'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110957184017775096</id><published>2005-02-28T13:24:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T14:19:40.583+07:00</updated><title type='text'>Kebenaran Tubuh Kita</title><summary type='text'>Kita terlahir dengan dua mata didepan sebab kita tak selalu harus lihat kebelakang, tapi menatap kemuka, bahkan dibalik kita sendiri.Kita dilahirkan dengan dua telinga - satu kiri, satu kanan sehingga kita bisa mendengar kedua belah pihak, mengumpulkan baik pujian maupun kritik, agar tahu mana yang benar. Kita terlahir dengan otak tersembunyi dalam tengkorak jadi tak perduli betapapun miskin, </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110957184017775096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110957184017775096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/kebenaran-tubuh-kita.html' title='Kebenaran Tubuh Kita'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110956926120295870</id><published>2005-02-28T12:29:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T12:41:01.210+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Memahami Ayat Alloh di Alam</title><summary type='text'>Dalam Alqur'an dinyatakan bahwa orang yang tidak beriman adalah mereka yang tidak mengenali atau tidak menaruh kepedulian akan ayat atau tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah di alam semesta ciptaan-Nya. Sebaliknya, ciri menonjol pada orang yang beriman adalah kemampuan memahami tanda-tanda dan bukti-bukti kekuasaan sang Pencipta tersebut. Ia mengetahui bahwa semua ini diciptakan tidak dengan</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956926120295870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956926120295870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/bagaimana-memahami-ayat-alloh-di-alam.html' title='Bagaimana Memahami Ayat Alloh di Alam'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110956665998572334</id><published>2005-02-28T11:31:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T11:57:39.990+07:00</updated><title type='text'>Khusyuk dalam Sholat</title><summary type='text'>Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat warak dan khusyuk solatnya. Namun, dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasainya kurang khusyuk. Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956665998572334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956665998572334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/khusyuk-dalam-sholat.html' title='Khusyuk dalam Sholat'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110956470444452440</id><published>2005-02-28T11:23:00.000+07:00</published><updated>2005-02-28T11:25:04.446+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sebuah Cangkir</title><summary type='text'>Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencarihadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuahcangkir yang cantik. "Lihat cangkir itu," kata sinenek kepada suaminya. "Kau benar, inilahcangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956470444452440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110956470444452440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/kisah-sebuah-cangkir.html' title='Kisah Sebuah Cangkir'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110906796874345742</id><published>2005-02-22T17:24:00.000+07:00</published><updated>2005-02-22T17:31:08.336+07:00</updated><title type='text'>Berhijrah</title><summary type='text'>Pada suatu malam, empat belas abad yang silam, sekelompok pemuda kafir Quraisy mengepung sebuah rumah di kota Makkah. Mereka ingin memastikan bahwa pemilik rumah itu tidak akan melihat terbitnya sang surya lagi esok pagi. Ya, mereka akan membunuhnya malam ini. Para pemuda itu satu persatu mulai menyelinap masuk ke dalam rumah. Perlahan mereka segera menuju ke sosok laki-laki berselimut yang </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906796874345742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906796874345742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/berhijrah.html' title='Berhijrah'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110906775326763393</id><published>2005-02-22T17:19:00.000+07:00</published><updated>2005-02-22T17:35:48.053+07:00</updated><title type='text'>Bidadari Surga itu...</title><summary type='text'>Menjelang perang Uhud dimulai, ia bersama suaminya, Zaid bin Ashim dan kedua anaknya, Habib dan Abdullah keluar ke bukit Uhud. Lalu Rasulullah saw bersabda kepada mereka, "Semoga Allah memberikan berkah kepadamu semua." Setelah itu wanita bidadari perang uhud itu berkata kepada beliau, "Berdo'alah kepada Allah semoga kami dapat menemani engkau di surga kelak, ya Rasulullah!" Lalu Nabi saw berdo'a</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906775326763393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906775326763393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/bidadari-surga-itu.html' title='Bidadari Surga itu...'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-110906672414637315</id><published>2005-02-22T17:03:00.000+07:00</published><updated>2005-02-22T17:05:24.150+07:00</updated><title type='text'>Mantel Kuning</title><summary type='text'>Rinai hujan selalu membuat saya terharu. Rintiknya, mengingatkan pada masa-masa yang telah lalu. Begitu pula hari ini.Dulu, sewaktu kecil, saya ingin sekali punya mantel hujan. Kuning, itu warna yang saya inginkan. Teman-teman saya yang lain telah memilikinya, dan mereka tampak gagah dengan mantel itu. Untuk anak kelas 2 SD, semua yang berwarna cerah, akan selalu tampak indah. Namun sayang, Ibu </summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/110906672414637315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=110906672414637315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906672414637315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/110906672414637315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2005/02/mantel-kuning.html' title='Mantel Kuning'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109644919716966608</id><published>2004-09-29T16:03:00.000+07:00</published><updated>2004-09-29T16:13:17.170+07:00</updated><title type='text'>Kita paling jelek</title><summary type='text'>Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pada seorang Kyai. Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu ujian terakhir.Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut."Hai Fulan, kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu bisa menjawab berarti kamu lulus ", kata Kyai."Baik pak Kyai, apa pertanyaannya ?""Kamu cari orang atau mahkluk yang lebih jelek </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644919716966608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644919716966608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/kita-paling-jelek.html' title='Kita paling jelek'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109644530225246953</id><published>2004-09-29T15:07:00.000+07:00</published><updated>2004-09-29T15:08:22.253+07:00</updated><title type='text'>Pria Sejati</title><summary type='text'>Aku bertanya pada Bunda, bagaimana memilih lelaki sejati?Bunda menjawab, Putriku...Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya....Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,  tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....Laki-laki sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,  tetapi </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644530225246953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644530225246953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/pria-sejati.html' title='Pria Sejati'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109644165655375739</id><published>2004-09-29T14:04:00.000+07:00</published><updated>2004-09-29T14:12:45.613+07:00</updated><title type='text'>Indahnya Taubat</title><summary type='text'>Hari-hari kita mestinya adalah hari-hari taubat. Karena setiap saat, setiap detik, antara cahaya dan kegelapan, antara dosa dan pahala, antara harapan dan penyesalan saling berebut di hati anda. Bahkan jika hari ini pun anda menyesali apa yang anda lakukan, besok pun terulang kembali dosa yang sama dalam waktu dan tempat berbeda, atau dalam bentuk yang berbeda pula.Allah Maha Tahu, betapa </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644165655375739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109644165655375739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/indahnya-taubat.html' title='Indahnya Taubat'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109643847006676922</id><published>2004-09-29T13:12:00.000+07:00</published><updated>2004-09-29T13:16:28.236+07:00</updated><title type='text'>Do'a Untuk Orang Tua</title><summary type='text'>Ya Allah,Rendahkanlah suaraku bagi mereka,Perindahlah ucapanku di depan mereka,Lunakkanlah watakku terhadap mereka,Dan lembutkanlah hatiku untuk mereka.Ya Allah,Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya, atas didikan mereka padaku.Dan pahala yang besar, atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku.Peliharalah mereka, sebagaimana mereka memeliharaku.Ya Allah,Apa saja gangguan </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109643847006676922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109643847006676922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/doa-untuk-orang-tua.html' title='Do&apos;a Untuk Orang Tua'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109636261298809427</id><published>2004-09-28T16:02:00.000+07:00</published><updated>2004-09-28T16:31:51.590+07:00</updated><title type='text'>JANGAN MERASA DIRI LEBIH BAIK DARI YANG LAIN</title><summary type='text'>Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada yang dapat dilakukan kecuali berdoa.Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat untuk </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109636261298809427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109636261298809427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/jangan-merasa-diri-lebih-baik-dari.html' title='JANGAN MERASA DIRI LEBIH BAIK DARI YANG LAIN'/><author><name>Keluarga Pagaden</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05580648113260151109</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109636219082415160</id><published>2004-09-28T16:01:00.000+07:00</published><updated>2004-09-28T16:03:10.823+07:00</updated><title type='text'>Kado Istimewa</title><summary type='text'>Bisa jadi saya anak yang paling malang di antara anak-anak lain di kampung. Bukan hanya karena ibu jarang memberi uang untuk jajan di sekolah, sehingga saya sering menghabiskan waktu istirahat sekolah untuk mereka-reka berapa uang jajan si Adi, apa yang selalu dibeli Rena, atau memperhatikan nikmatnya es doger di tangan Sukma. Bahkan untuk merayakan hari ulang tahunku yang setahun sekali pun ibu </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109636219082415160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109636219082415160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/kado-istimewa.html' title='Kado Istimewa'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109627881453301299</id><published>2004-09-27T16:52:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T16:53:34.533+07:00</updated><title type='text'>Bahagia Mendidik Anak</title><summary type='text'>Anak adalah amanat Sang Pencipta pada orang tua, keluarga dan masyarakat. Ia harus dibimbing dan dipelihara sebagai aset masa depan. Wajah masa depan sebuah negeri dapat dilihat dari bagaimana kualitas anak-anak masa kini. Saudaraku, yang namanya anak tidak sebatas anak kecil saja, tetapi juga remaja bahkan dewasa sepanjang mereka masih menjadi bagian dari tanggung jawab orang tuanya (baca: belum</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627881453301299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627881453301299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/bahagia-mendidik-anak.html' title='Bahagia Mendidik Anak'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109627657615356220</id><published>2004-09-27T16:13:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T16:33:23.706+07:00</updated><title type='text'>Cinta Abu Bakar</title><summary type='text'>Di gua Tsur wajah Abu Bakar pucat pasi. Langkah kaki para pemuda Quraisy tidak lagi terdengar samar. Tak terasa tubuhnya bergetar hebat, betapa tidak, dari celah gua ia mampu melihat para pemburu itu berada di atas kepalanya. Setengah berbisik berkatalah Abu Bakar. "Wahai Rasul Allah, jika mereka melihat ke kaki-kaki mereka, sesungguhnya mereka pasti melihat kita berdua". Rasulullah memandang Abu</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627657615356220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627657615356220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/cinta-abu-bakar.html' title='Cinta Abu Bakar'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109627728302239456</id><published>2004-09-27T15:29:00.002+07:00</published><updated>2004-09-27T16:28:03.023+07:00</updated><title type='text'>Temukan Cinta Anda....</title><summary type='text'>Bila anda tak mencintai pekerjaan anda,maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana.Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu.Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan.Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerjaanda, maka cintailah suasana dan gedung kantor anda.Ini mendorong anda untuk bergairah berangkat kerjadan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.Bila toh anda juga tidak </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627728302239456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627728302239456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/temukan-cinta-anda.html' title='Temukan Cinta Anda....'/><author><name>Keluarga Pagaden</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05580648113260151109</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109627462494959767</id><published>2004-09-27T15:29:00.001+07:00</published><updated>2004-09-27T15:43:44.950+07:00</updated><title type='text'>Daftar Kekurangan</title><summary type='text'>Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguhmegah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan danmenikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasamengesankan.Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin priadalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setujumengatakan bahwa mereka </summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/109627462494959767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=109627462494959767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627462494959767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627462494959767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/daftar-kekurangan.html' title='Daftar Kekurangan'/><author><name>Keluarga Pagaden</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05580648113260151109</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109627398216261343</id><published>2004-09-27T15:29:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T16:08:24.396+07:00</updated><title type='text'>Pujian dan Doa Burung Kakatua</title><summary type='text'>'Tuhan', aku si burung kakatua mengucapkan terima kasih karena Engkau telahmenyediakan buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang cukup banyakuntukku.Engkau telah memberiku umur begitu panjang.Pada kesempatan ini, aku akan bercerita tentang petualanganku di bumi.Manusia sangat mengagumi aku sehingga mereka ingin memeliharaku.Mereka mengira aku dapat berbicara seperti mereka.Padahal</summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/109627398216261343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=109627398216261343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627398216261343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109627398216261343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/pujian-dan-doa-burung-kakatua.html' title='Pujian dan Doa Burung Kakatua'/><author><name>Keluarga Pagaden</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05580648113260151109</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109625642582599953</id><published>2004-09-27T10:32:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T11:07:50.410+07:00</updated><title type='text'>Tak Selalu Bunga</title><summary type='text'>Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.Saya seorang wanita </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625642582599953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625642582599953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/tak-selalu-bunga.html' title='Tak Selalu Bunga'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109625519676442672</id><published>2004-09-27T10:11:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T10:19:56.763+07:00</updated><title type='text'>Tidak Apa-Apa, Kan Ada Hari Esok</title><summary type='text'>Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, mengganggu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya.Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata,"Tidak apa-apa, besok kan bisa." Ketika agak </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625519676442672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625519676442672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/tidak-apa-apa-kan-ada-hari-esok.html' title='Tidak Apa-Apa, Kan Ada Hari Esok'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109625415892709980</id><published>2004-09-27T09:57:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T10:02:38.926+07:00</updated><title type='text'>Dan Bulan pun Terbelah</title><summary type='text'>Semoga Senantiasa dalam Lindungan Allah Subhannahu wa Ta'ala.     Telah Dekat Qiamat, Bulan Telah Terbelah...     Allah berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)" Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur'an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ?? Di bawah ini adalah kisahnya:     Dalam temu wicara di</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625415892709980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625415892709980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/dan-bulan-pun-terbelah.html' title='Dan Bulan pun Terbelah'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109625159210464585</id><published>2004-09-27T09:12:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T09:19:52.103+07:00</updated><title type='text'>Jaga Dermagamu, Dik!</title><summary type='text'>"Dik, jangan gegabah seperti itu, pikirkan dulu masak-masak dampaknya kelak. Sayang jika kau nodai apa yang sudah dengan susah payah kau bangun dan bina selama ini. Bersabarlah, saatnya pasti akan tiba. Saat yang telah diputuskan Allah sejak kau dalam rahim ibumu. Pada hari yang dijanjikan itu, pasti akan bersua jua dirimu dengannya.""Adik sudah cukup lelah bersabar, kak. Sampai kapan adik </summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625159210464585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109625159210464585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/jaga-dermagamu-dik.html' title='Jaga Dermagamu, Dik!'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109602529309438954</id><published>2004-09-24T18:23:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T18:28:13.093+07:00</updated><title type='text'>TIGA LELAKI BERJIWA MALAIKAT</title><summary type='text'>Malam hari raya Idul Fitri telah tiba. Kota Damaskus terang benderang oleh cahaya lampu beraneka warna. Takbir bergemuruh terdengar membahana. Dalam sebuah rumah yang sederhana, seorang wanita berjilbab putih berkata kepada suaminya."Abu Abdillah suamiku, besok hari raya. Anak kita tidak memiliki pakaian baru seperti anak-anak tetangga lainnya. Ini semua disebabkan  oleh tindakan borosmu!" "Aku</summary><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602529309438954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602529309438954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/tiga-lelaki-berjiwa-malaikat.html' title='TIGA LELAKI BERJIWA MALAIKAT'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109602468609303515</id><published>2004-09-24T18:15:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T18:29:08.426+07:00</updated><title type='text'>Surat dari Allah  swt.</title><summary type='text'>Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadidalam hidupmu hari ini atau kemarin ......Tetapi AKU  melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi  bekerja .......AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada </summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/109602468609303515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=109602468609303515' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602468609303515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602468609303515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/surat-dari-allah-swt.html' title='Surat dari Allah  swt.'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8454914.post-109602288903507485</id><published>2004-09-24T17:44:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T18:31:11.206+07:00</updated><title type='text'>Perlukah kita merenung</title><summary type='text'>Assalamu'alaikumSatu hal yang terkadang kita lupakan adalah kita terlalu sibuk dengan kehidupan di muka bumi ini sehingga kita lupa untuk merenung. Begitu sibuknya kita dengan dunia kita sehingga membuat kita melupakan untuk apa kita ini hidup.Wacana ini dibuat sebagai sarana bagi kita semua untuk kembali merenungkan apa yang selama ini mungkin telah kita lupakan.Semoga wacana ini dapat </summary><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/feeds/109602288903507485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8454914&amp;postID=109602288903507485' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602288903507485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8454914/posts/default/109602288903507485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wacanarenungan.blogspot.com/2004/09/perlukah-kita-merenung.html' title='Perlukah kita merenung'/><author><name>KangHadi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_cPNf0sjrMHA/Swu2PM4claI/AAAAAAAAAAc/dBUj1Irax8I/S220/Me+-+Closely.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
